SISTEM EKONOMI SOSIALISME

Sistem ekonomi sosialisme merupakan salah satu sistem ekonomi yang menjadikan pemerintah sebagai pihak yang berperan penting dalam mengendalikan dan mengatur semua kegiatan ekonomi. Di dalam sistem ini, pemerintah memiliki kekuasaan penuh dalam merencanakan, mengambil keputusan ekonomi, dan mengatur semua kebijakan yang bertujuan untuk pemerataan kesejahteraan rakyat, serta memberikan kesetaraan dalam menangani semua masyarakat, baik itu miskin maupun kaya. 

Dalam bukunya Abul A'la Al Maududi yaitu dasar-dasar ekonomi dalam islam dan berbagai sistem masa kini "sistem ini berdiri diatas dasar yang mengatakan bahwa alat-alat produksi seluruhnya menjadi milik bersama antara anggota-anggota masyarakat. Individu-individu sebagai seseorang, tidak mempunyai hak untuk memilikinya dan bertindak atasnya menurut keinginannya menikmatinya secara Sendiri-sendiri, individu-individu tidak mungkin memperoleh sesuatu sesuatu, kecuali sebagai upah atas jasa-jasa yang di berikannya untuk kemaslahatan masyarakat bersama. Masyarakat sendiri yang menyediakan kebutuhan kebutuhan hidup bagi mereka sedang mengerjakan pekerjaan-pekerjaannya sebagai imbalannya".

prinsip dasar sistem ekonomi sosialis Menurut Afzalur Rahman (1995) ialah:

1. Harta oleh negara 

Seluruh bentuk produksi dan sumber pendapatan menjadi milik negara atau masyarakat keseluruhan. 

2. Kesamaan Ekonomi 

Menyatakan bahwa hak-hak individu dalam suatu bidang ekonomi ditentukan oleh prinsip kesamaan. 

3. Disiplin politik

Untuk mencapai tujuan di atas, keseluruhan negara diletakkan dibawa peraturan kaum buruh, yang mengambil alih semua aturan produksi dan distribusi. 

Menurut saya ekonomi sosialisme kurang cocok dipakai di indonesia karena seperti yang kita ketahui bahwa faktor" yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi itu sendiri bukan hanya pada pemerintah saja tetapi pada masyarakat itu sendiri seperti pengusaha"yang mungkin saja mempunyai usaha yang besar atau berskala internasional sehingga ekonomi sosialisme ini kurang cocok karena itu tadi ekonomi ini lebih menekankan pemerintah sebagai pelaku usaha dan masyarakat hanya sebagai buruh saja padahal jika kita menggali potensi dari masyarakat itu sendiri bisa saja pertumbuhan ekonomi suatu negara bisa berkembang pesat. 

Foto Ahmad Zul Fatrah
 
Penulis : Ahmad Zul Fatrah (Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam Angkatan 2022) 



Komentar