Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Ekonomi Halal Menuju Ekonomi Adil Dan Berkelanjutan

Ekonomi Halal Menuju Ekonomi Adil Dan Berkelanjutan Ekonomi menurut Marx merupakan penopang dari faktor lainnya, dengan kekuatan ekonomi yang baik maka akan menciptakan tatanan kehidupan yang baik, sehingga aspek ekonomi merupakan sentra dari kehidupan yang perlu dilakukan dan ditata sebaik mungkin agar menciptakan kehidupan yang baik pula. Sayangnya, sistem ekonomi yang mendominasi saat ini adalah sistem ekonomi kapitalisme yang menciptakan banyak sekali penindasan, kesengsaraan, ketimpangan, eksploitasi, dan tindakan merugikan lainnya bagi masyarakat kebanyakan. Dampak terburuk yang menjadi ciri khas dari dominasi kapitalis terhadap perekonomian adalah terciptanya kemiskinan masyarakat kebanyakan, dimana harta kekayaan hanya berputar pada sekelompok orang saja yang kita sebut sebagai masyarakat ekonomi atas atau orang kaya. Dua akibat dari praktek ekonomi kapitalis yaitu kemiskinan dan penindasan adalah hal yang paling ditentang dalam islam, dimana dalam agama islam dianjurka...

"Mental Sehat Tanpa Riba"

"Mental Sehat Tanpa Riba"         Dalam menjalani kehidupan, pastilah kita tidak terlepas dari yang namanya interaksi sosial antara sesama manusia yaitu muamalah, misalnya transaksi jual beli, utang piutang dan lain sebagainya.       Namun, ketika bermuamalah ada juga transaksi yang di larang Islam dan salah satunya adalah riba, baik di dalam Al-qur'an maupun hadis Nabi Shallahu alaihi wasallam. Larangan riba di jelaskan dalam al-qur'an yang artinya: " _orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang-orang yang kemasukan setan karena gila yang demikian itu, karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. barang siapa mendapat peringatan tuhannya, lalu dia berhenti maka apa yang telah di perolehnya dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barang siapa mengulangi maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamn...

Menyikapi wabah corona sesuai ajaran islam

      Menyikapi wabah corona sesuai ajaran islam Fenomena wabah virus corona [covid-19] yang muncul diawal tahun 2020 ini semakin lama semakin membuat kekhawatiran diseluruh penjuru dunia.bagaimna tidak,virus yang muncul pertama kali dikota wuhan provinsi hubey china ini telah memakan korban lebih dari 2600 nyawa dan menginfeksi sekitar 80.000 jiwa bahkan lebih dri itu . Virus yang sampai saat ini blum ditemukan penangkalnya telah merambah hamper keseluruh Negara Negara besar didunia.mulai dari china ,korea selatan,singapura dan lainya,di daratan asia  hingga keitalia,prancis dan lainya didaratan eropa. Dan beberapa waktu lalu presiden joko widodo mengumumkan bahwa kasus virus corona telah menjangkit beberapa warga Indonesia Akibat virus ini,disamping korban yang trus berjatuhan yang mana angkanya telah mendekati hampir ratusan  ribu jiwa baik yang meninggal ataupun yang terinveksi,jutaan manusia lainya terancam terkena wabah mematikan ini,disamping itu,terca...

Sisi Lain pada Zakat Fitrah

Sisi Lain pada Zakat Fitrah Yusuf Al-Qardhawi dalam kitabnya “Fikhul Zakat” meyebutkan bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban yang dikeluarkan bagi orang-perorangan dari kalangan umat Islam atau disebut sebagai zakat kepala atau zakat badan, berbeda halnya dengan zakat lainnya yang ditujukan pada harta Dalam litaratul Islam tahun ke dua hijriah bertepatan pada bulan Ramadhan merupakan momentum diwajibkannya zakat fitrah, sebagaimana hadis yang diriwatkan Ibnu Umar Rasalullah saw. bersabda: “Sesungguhnya telah diwajibkan zakat fitrah pada bulan Ramadhan, ke pada setiap orang yang merdeka, hamba sahaya, laki atau perempuan , dari kaum Muslimin...” Zakat fitrah erat kaitannya antara kaum mulimin dan bulan ramadhan, bulan puasa merupakan bulan yang penuh dengan kontrol baik pada aspek perkataan, tindakan maupun perasaan, bulan ini adalah bulan yang suci, mendidik roh maupun raga untuk lebih dekat sedekat-dekatnya pada ilahi Zakat fitrah merupakan sarana penyempurnah amaliah kaum mus...

Kearifan Lokal dalam Balutan Kata Tabe'

Kearifan Lokal dalam Balutan Kata Tabe' Manusia dan kebudayaan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan karena manusia adalah pendukung keberadaan suatu kebudayaan. Manusia lahir dalam sebuah kebudayaan dan manusia tidak terlepas dari komunikasi agar bisa berinteraksi dengan manusia lainnya selain manusia juga berinteraksi dengan alam sekitarnya. Proses komunikasi merujuk pada adanya proses penyampaian suatu pernyataan oleh seorang kepada orang lain. Komunikasi dalam pola interaksi sosial di lingkungan masyarakat Suku Bugis Sulawesi Selatan, kata tabe' adalah kata yang sopan yang umumnya dipakai di wilayah sulawesi selatan. Tradisi Tabe' adalah bahasa adat kesopanan/perilaku yang berarti permisi, yakni kata sapaan yang sifatnya lebih halus umumnya diucapkan ketika lewat di depan orang, khususnya orang yang kita hormati, teman, sahabat, orang tua, atau siapa saja yang kita hormati. Kata tabe' tersebut diikuti gerakan tangan kanan turun kebawah mengarah ke...

Branding Halal perspektif Ekonomi Islam : Agama Dan Ekonomi

Branding Halal perspektif Ekonomi Islam : Agama Dan Ekonomi Branding halal menjadi tren ekonomi akhir-akhir ini, bukan hanya kalangan masyarakat muslim akan tetapi juga masyarakat non muslim, terbukti dengan beberapa negara minoritas muslim yang berhasil menduduki industri halal dunia seperti Thailand dengan dapur halal, Australia dengan daging sapi halal, Korea Selatan dengan komestik halal, juga Tiongkok dengan tekstil berlabel halal. Global Muslim Travel Index melansir pada tahun 2018 bahwa mangsa pasar wisatawan Muslim tumbuh cepat dan diprediksi meningkat dengan nilai sebesar USD 220 milyar pada tahun 2020 dan diperkirakan meningkat menjadi USD 300 milyar pada tahun 2026. Sebuah peluang bisnis besar melihat potensi besar branding halal mengambil posisi dalam roda bisnis dunia dengan menggait mangsa pasar yang sangat progresif. Tentu hal ini akan menjadi daya gebrak ekonomi islam mengisi posisi diantara ekonomi kapitalisme dan ekonomi sosialisme dalam kancah persaingan sistem...

Wabah Dan Segala Pemaknaan

Wabah Dan Segala Pemaknaan Seperti sebuah sajak tentang kutukan Heningkan dunia dalam segala macam bentuk kegiatan Membubuhi duka lebih dari sepekan bahkan sebulan Karena setiap waktu bergeming pembodohan Entahlah dengan perwakilan kata apa Mungkin ini manifestasi manusia Dengan balutan eksploitasi yang berpesta pora Merusak akal lewat konspirasi ragam berita Kita percaya pada berita kebohongan Ikut serta di media-media yang mengobarkan penggiringan opini dan perbudakan Menggambarkan surga buatan dan neraka plesetan Mengenai persoalan wabah yang kian dimanfaatkan Saat kepentingan mengontrol pasar industri Saat berita tak pasti menjadi kunci bahasa kompensasi Saat penyebaran wabah menyerbak luas ke segala penjuru negeri Begitu senggang, begitu lengang, begitu tiada Seperti hidup itu hanya dilalui sendiri Pada rasa khawatir yang sedang menyelimuti bumi Kita terlarut dalam tanya tiada henti Melayang dalam resah kalutnya kondisi Mencari secercah sinar pada relung i...

Antara Tuhan, Alam, dan Manusia

Antara Tuhan, Alam, dan Manusia Ingatlah ketika tuhanmu berfirman kepada malaikat: “sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi”. Malaikat berkata: “mengapa engkau akan menjadikan (khalifah) dimuka bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji engkau dan menyucikan engkau. Tuhan berfirman: “sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui” (QS Al Baqarah: 30). Sebuah kutipan ayat atas merupakan bentuk dialog Tuhan dengan Malaikat pada saat proyek penciptaan manusia, dan protes malaikat kepada Tuhan dengan alasan-alasan mendasar tentang ketakutan-ketakutan yang nantinya akan dilakukan oleh manusia dimuka bumi. Dan di kalimat terakhir dari ayat di atas menyebutkan bahwa “Tuhan mengetahui apa-apa yang kamu tidak ketahui”. Artinya bahwa kebebasan atas kehendaknya pada makhluk ciptaannya menunjukan kekuasaannya untuk melakukan segala sesuatu. Dan Tuhan memiliki rencana tersendiri atas ...

Kemesraan AS - China, dan Bonus Demografi Indonesia

Kemesraan AS - China, dan Bonus Demografi Indonesia Meskipun ditengah Pandemi Covid-19, istilah bonus demografi tetap hangat menjadi buah bibir kaum intelektual. Mulai dari mahasiswa, civitas akademik, peneliti, maupun lembaga Advokasi. Indonesia menempati negara polulasi terbesar ke-4 di dunia, mencatat penduduk usia non produktif 6-15 tahun lebih membludak dibanding usia penduduk produktif dan usia penduduk lansia. Hal ini menjadi kabar gembira bagi Indonesia emas tahun 2035 ke depan. Demografi sendiri merupakan ilmu tentang susunan, jumlah, dan perkembangan kependudukan dan distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan. (Menurut KBBI) Bonus demografi dianggap "kado berharga" apabila bisa dipastikan SDM usia nonproduktif 6-15 tahun memiliki kualitas yang baik, maka 20 tahun kedepan, Indonesia akan semakin maju karena aktor perubahannya adalah SDM berkualitas. Namun, apabila SDM usia nonpr...

Esensi Pendidikan "Memanusiakan Manusia"

Esensi Pendidikan "Memanusiakan Manusia" Pendidikan bagi manusia saat ini merupakan suatu aset yang berharga untuk masa depan yang cerah, katanya. Ketika kau memiliki pendidikan yang tinggi maka orang-orang di sekelilingmu akan memuja dirimu tapi jika pendidikanmu hanya sebatas bangku Sekolah entah itu dasar sampai menengah maka kau akan dipandang sebelah mata. Tulisan ini bukan tentang betapa pentingnya pendidikan. Tulisan ini hanya untuk mengingat esensi dari pendidikan yaitu "Memanusiakan Manusia". Manusia memerlukan bantuan untuk berhasil menjadi manusia, banyak yang mengatakan dirinya manusia tetapi tidak berfikir. Karena sesungguhnya manusia itu hanyalah sifat. Sebagaimana yang dikatakan oleh Rene Deskartes "aku berfikir maka aku ada". Pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu saja, kalau hanya sekedar itu bukan pendidikan namanya tapi pengajaran dan pengajaran bisa di dapatkan di berbagai tempat meski tanpa pendidikan. Sadar atau tidak, pend...