MENOLAK ARGUMENTASI NABI MUHAMMAD SAW. SEBAGAI ORANG YANG BUTA AKSARA
Sering saya dapati dalam diskusi saya dengan kawan-kawan dan juga beberapa referensi yang pernah saya baca tentang Nabi Muhammad SAW adalah seseorang yang buta aksara dan argumentasi tersebut jelas memiliki konsekuensi yang sangat fatal. Apakah mungkin seorang utusan Allah yang akhirnya dipilih menjadi Nabi memiliki kekurangan dan kita semua mengetahui bahwa seberapa pentingnya kemampuan memahami aksara. Nabi Muhammad Saw diutus menjadi Nabi pada umur 40 tahun di Gua Hira dan kita ingin menerima argumen Nabi buta aksara, seakan kita ingin mengatakan bahwa Nabi Muhammad bukan orang yang melalu seleksi dari Tuhan untuk memilih dirinya menjadi Nabi tanpa persiapan apapun dan secara kebetulan dirinya menjadi Nabi?. Nabi adalah seseorang yang diberikan sifat Ismah dari Tuhan maka Nabi sendiri adalah orang yang ma'sum, dirinya menjadi orang yang terjaga dari segala suatu keburukan dan masih ada yang mengamini bahwa Nabi adalah orang yang buta aksara sehingga kita mengaminkan kebodohan N...