Ketika Tuhan Mengusirmu

Ketika Tuhan Mengusirmu

Kali ini,
Tuhan mengusirmu
Dari cafee-cafee dan keramaian
Dari diskotik dan pusat-pusat hiburan
Bahkan dihalaunya kalian
Dari rumah-rumah
Yang kau anggap suci
Padahal itu semua gelap
Sunyi!

“Bubar kalian semua,
Bubar!”

Kali ini,
Tuhan berbicara
Dalam bahasa Corona:

“Apa yang kalian cari,
Tidak ada diluar sana
Tidak ada dalam gaduh dunia
Tidak ada dalam parade agama
Penyakit!

Ilah yang kau maksud
Ada di teduh rumah
Bahagia yang kau tuntut
Lebih dekat dari urat leher”

Wanahnu aqrabu ilaihi
Min hablil warid! – Qaf: 16

Kawan,
Ketika Tuhan mengusirmu
Ia ingin engkau kembali
Pulanglah
Kurung dirimu
Bertasbihlah!
___________________
Oleh Said Muniruddin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORGANISASI MAHASISWA: TEMPAT BELAJAR ATAU TEMPAT KABUR BELAJAR?

Tolak Penjualan Buku Oleh Dosen, Aksi Kampanye LK FEBI

MENEROPONG PENDIDIKAN MAINSTREAM UINAM MELALUI PENDIDIKAN KRITIS