METODE DALAM PENGEMBANGAN ORGANISASI

        Metode adalah cara atau prosedur yang ditempuh untuk mencapai tujuan tertentu. Secara umum atau metodik artinya adalah ilmu mengenai jalan yang harus dilalui untuk mengajar anak didik agar bias tercapai tujuan belajar mengajar.

 

Pengembangan adalah proses, cara, perbuatan mengembangkan (maju atau besar). Yakni bentuk usaha mengembangka, yang tadinya kurang berkembang agar lebih menjadi berpotensi. Pengembangan adalah setiap usaha untuk memperbaiki pelaksanaan pekerjaan yang sekarang maupun yang akan datang, dengan memberikan informasi, mempengaruhi sikap atau menambah kecakapan dengan kata lain pengembangan adalah setiap kegiatan yang dimaksud untuk mengubah prilaku, yang terdiri dari pengetahuan, kecakapan. Jadi pengembangan adalah cara atau usaha menjadikan maju demi memperbaiki pelaksanaan pekerjaan.

 

Organisasi merupakan wadah kegiatan suatu kelompok untuk mencapai tujuan tertentu.

Pada zaman modern ini, organisasi dituntut untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan disekitarnya. Karena untuk dapat bertahan, organisasi harus mampu mengarahkan anggotanya agar dapat beradaptasi dengan baik dan mampu memanfaatkan dampak positif dari berbagai pembaruan tersebut dengan pengembangan diri dan pengembangan organisasi. Proses mengarahkan anggota organisasi dalam mengembangkan diri menghadapi perubahan inilah yang dikenal sebagai proses.

 

Pengembangan organisasi merupakan suatu aktivitas yang mengatur dan mendesain manajemen dan aktivitas-aktivitas kegiatan organisasi dalam mencapai efektifitas organisasi. pengembangan organisasi suatu metode sistematik tentang bagaimana organisasi menjalankan peran dalam suatu sistem sosial dan menganalisis data. Secara praktek jabatan untuk melihat kasus dan konsekuensi pada fungsi organisasi.pengembangan organisasi membentuk proses dalam mendiagnosis, intervensi dan mengevalusi organisasi.

 

Berdirinya suatu organisasi pastilah mempunyai tujuan, pengembangan organisasi merupakan sarana untuk mencapai tujuan organisasi. Suatu organisasi juga senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. pengembangan organisasi merupakan suatu usaha jangka panjang, bukan usaha jangka pendek, dalam arti pengembangan organisasi adalah suatu usaha terus-menerus atau berkelanjutan dan suatu kesediaan untuk melakukan perubahan secara berkelanjutan.

 

Pengembangan organisasi adalah berkaitan dengan bagaimana organisasi dan individu melaksanakan organisasi yang lebih besar. Dimulai pada identifikasi situasi dan melihat perubahan. Fokus pada pembuatan organisasi dan fungsi organisasi yang besar dalam bentuk total sistem yang dibentuk dengan orientasi pada tindakan pencapaian hasil melalui aktivitas perencanaan. Pengembangan organisasi adalam peningkatan strategi organisasi.

 

Aktivitas pengembangan organisasi ini membentuk suatu paradigma dalam pengembangan organisasi dalam hal  pertumbuhan manusia  dan organisasi, proses kerja sama dan partisipasi, semangat mencari, menemukan, menerapkan hal-hal baru. Pengembangan organisasi ini akan memperkuat efektivitas organisasi pada peningkatan kinerja dan membangun keberlanjutan kualitas program dan pelayanan. Titik tolak pengembangan organisasi adalah kerjasama dan partisipasi. mengakui dan mengangkat harkat dan martabat manusia , saling percaya dan saling mendukung, pemerataan kekuasaan , kesiapan menghadapi masalah secara terbuka  partisipasi.

 

Sasaran pengembangan organisasi mengarah pada hubungan pribadi yang lebih efektif antara di semua jenjang organisasi guna menghapus hambatan-hambatan komunikasi antarpribadi dan kelompok. Sasaran pengembangan organisasi juga dalam tumbuh berkembangnya iklim yang ditandai dengan saling percaya dan keterbukaan yang dapat memotivasi serta menantang anggota organisasi untuk lebih berprestasi. Tujuan pengembangan organisasi adalah untuk meningkatkan prestasi dan keefektifan kerja keseluruhan dari seluruh kelompok, departemen dan organisasi serta menciptakan kesehatan organisasi; memudahkan pemecahan masalah dalam pekerjaan dan meningkatkan mutu keputusan; mengadakan perubahan-perubahan yang efektif; meningkatkan keterlibatan dengan tujuan organisasi.

 

Jadi, organisasi di dalam mengembangkan kreativitasnya sangat membutuhkan orang-orang yang memiliki kapasitas pemikiran kreatif dan pemikiran analitikal. Pemikiran kreatif diperlukan organisasi pada tahapan insepsi untuk masing-masing ide.

 

Ada dua alasan mengapa OD sangatlah diperlukan dalam suatu organisasi. Alasan yang pertama yaitu: struktur imbalan dalam pekerjaan tidak cukup memperkuat pelatihan konvensional, sehingga seringkali gagal mengalihkan hasil belajar dalam pekerjaan. Terlalu banyak program yang dirancang dengan baik akan tetapi mengalami kegagalan karena faktor lingkungan kerja yang tidak mendukung. Sedangkan alasan yang kedua yaitu: laju perubahan yang berlangsung dengan cepat, yang mengharuskan organisasi untuk benar-benar luwes dalam rangka melangsungkan hidupnya dan untuk memperoleh keuntungan. OD berupaya untuk mengembangkan organisasi secara keseluruhan agar dapat menanggapi perubahan secara lebih seragam dan berkemampuan.

 

ARGUMEN

Pengembangan organisasi merupakan proses, pendekatan atau metode yang bertujuan untuk mengadakan sebuah perubahan dalam sebuah organisasi kearah yang lebih baik. Dengan penerapan nilai-nilai, ide dan gagasangagasan baru yang lebih signifikan agar organisasi semakin berkembang kearah yang positif dan maju.

 Perubahan dimaksud harus mempunyai sasaran yang jelas dan didasarkan pada suatu diagnosis yang tepat tentang wilayah permasalahan yang dihadapi oleh organisasi. Secara garis besar setiap organisasi memiliki visi dan misi serta tujuan yang ingin dicapai, pemahaman terhadap hal-hal tersebut sangat penting sebagai landasan untuk membuat sebuah langkah yang tepat dalam pengembangannya.

            Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melangkah pada konsep program ialah melihat bagaimana dinamika dalam organisasi, proses penguraian masalah yang timbul dari pengalaman sehingga ada sebuah antisipasi awal sebagai solusi nantinya. Seringkali konflik yang terjadi baik itu kecil maupun besar tidak diantisipasi dengan cara yang benar sehingga melahirkan konflik baru. Semisal masalah kecil yang terlalu dibesar-besarkan sehinggga mengganggu keharmonisan hubungan dalam kelompok, sehingga sebagai satu kelompok seringkali stagnan ataupun buntu dalam proses penyelesaian masalah sehingga hal ini berimbas pada perkembangan organisasi. Jadi analogi menutup masalah seberat kertas dengan solusi seberat kertas itu penting.

            Setelah proses evaluasi internal dilakukan proses mengonsepkan suatu program akan lebih mudah dilakukan, pertimbangan program yang dapat menunjang kapasitas organisasi harus melihat dari pengalaman sebelumnya bagaimana pemenuhan output dari program tersebut dapat tercapai dengan maksimal. Semisal program inaugurasi sebagai wadah untuk mempererat hubungan emosional antar anggota organisasi, terwadahinya minat maupun bakat anggota serta eksistensi organisasi setelah mengadakan kegiatan besar. Namun semisal ada anggota yang minat dan bakatnya tidak terakomodir dalam program inaugurasi dalam hal ini pentas seni, disinilah evaluasi penting bagaimana kemudian kemungkinan adanya penambahan item atau solusi yang lainnya sehingga aspek esensi ataupun nilai dari program kita itu dapat tercapai.

Melihat dinamika yang terjadi sebelumnya yang menimbulkan hal yang baik maupun buruk harus sama-sama dijadikan pertimbangan dalam menentukan program-program yang akan ditawarkan nantinya bagaimana kemudian hal yang baik dapat ditingkatkan dan yang buruk diminimalisir. Membuat konsep program setelah mengevaluasi program sebelumnya dapat memberikan gambaran bagaimana mengantisipasi konflik yang kemungkinan terjadi.

           Dalam pengembangan organisasi, ada dua hal yang paling fundamental untuk di perhatikan, yakni penguatan pengetahuan dan proses kaderisasi itu sendiri.Untuk mendorong peningkatan organisasi, hendaknya orang-orang yang berada dalam struktur oraganisasi mampu mewadahi ataupun menfasilitasi hal-hal yang bertujuan menambah wawasan para anggota, seperti mengadakan sekolah-sekolah atau pelatihan. Di sisi yang lain perlu dilalukan pengidentifikasian terhadap potensi, minat dan bakat para anggota yang kemudian akan di wadahi untuk di salurkan dan di kembangkan. Menurut saya perlu adanya divisi yg fokus terhadap minat dan bakat para anggota dalam artian tidak boleh di hapus dalam struktur bidang sebagaimana yang terjadi pada mubes ke-4 tahun lalu. Bidang minat dan bakat di hilangkan dengan dalih sudah inklud dalam bidang kaderisasi dan pengembangan organisasi atau KPO.

 

 

KESIMPULAN

Pengembangan Organisasi merupakan proses, pendekatan atau metode yang bertujuan untuk mengadakan sebuah perubahan dalam sebuah organisasi kearah yang lebih baik. Dengan penerapan nilai-nilai, ide dan gagasangagasan baru yang lebih signifikan agar organisasi semakin berkembang kearah yang positif dan maju.

Adapun langkah-langkah pengembangan organisasi adalah sebagai berikut:

1.      Mengenali permasalahan yang dihadapi organisasi.

2.      Mengumpulkan data untuk menentukan iklim organisasi dan masalah perilaku anggota-anggotanya.

3.      Melakukan umpan balik dari data tersebut dan konfrontasi.

4.      Merencanakan strategi untuk melakukan perubahan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORGANISASI MAHASISWA: TEMPAT BELAJAR ATAU TEMPAT KABUR BELAJAR?

Tolak Penjualan Buku Oleh Dosen, Aksi Kampanye LK FEBI

MENEROPONG PENDIDIKAN MAINSTREAM UINAM MELALUI PENDIDIKAN KRITIS