Public Speaking

PENDAHULUAN Berkomunikasi merupakan bentuk berbicara kepada sesama manusia yang juga disebut sebagai bentuk paling mendasar dalam kehidupan sehari hari. Berkomunikasi secara verbal dan nonverbal merupakan hal dapat dilakukan oleh siapa saja, namun berkomunikasi di depan audience memerlukan ilmu yang khusus. Kemampuan untuk berbicara di depan public speaking atau khalayak atau audience juga merupakan keterampilan yang harusnya dimiliki oleh semua orang termaksud anak anak. Public speaking tidak dapat dihindari karena pada dasarnya semua manusia selalu melakukan komunikasi bahkan terkadang harus melakukannya di depan orang banyak untuk mencapai tujuan tertentu. Faktor utama dari kesusksesan dalam public speaking ialah kepercayaan diri. Keterampilan public speaking ini dapat dipraktikkan dengan memanfaatkan setiap kesempatan. Agar daoat percaya diri saat berbicara di depan umum adalah dengan berlatih tidak ada acara instan untuk mendapat pengetahuan dan juga keahlian dalam public speaking PEMBAHASAN Public speaking terdiri dari dua kata dalam Bahasa Inggris. Public artinya umum di depan public dan speaking artinya berbicara. Dengan demikian, pengertian public speaking secara bahasa adalah berbicara di depan umum. Dalam bahasa Indonesia, public speaking belum mendapatkan pengertian yang menyeluruh. Selama public speaking dipahami sebagai tindakan untuk berbicara di depan umum. Padahal tidak semua berbicara di depan umum dapat dikatakan sebagai public speaking. Pada prakteknya, public speaking bukan berarti harus berbicara di acara resmi. Bahkan pada acara informal yang tidak terjadwal pun, tetap bisa melakukan public speaking.  Tujuan Public Speaking Menyampaikan Informasi Salah satu tujuan saat seseorang melakukan public speaking tentunya untuk menyampaikan suatu informasi. Adapun informasi yang hendak disampaikan bisa berupa program, ide, gagasan, proyek, hasil pemikiran maupun penelitian. Penyampaian informasi ini dilakukan untuk membantu orang lain lebih mengerti, mengetahui, dan memahami akan suatu hal. Memberikan Pengaruh Tujuan selanjutnya dilakukan public speaking adalah untuk memberikan pengaruh pada orang lain. Pengaruh diartikan sebagai upaya untuk merubah atau mempertahankan suatu pemikiran sekaligus tindakan orang lain. Penyampaian Pendapat Penyampaian pendapat yang dimaksud dalam tujuan selanjutnya ini berkaitan dengan ungkapan pemikiran dari suatu individu yang menjadi pembicara atau speaker. Disini seseorang akan menyampaikan yang dipikirannya guna memperjelas apa yang sedang ingin ia lakukan. Biasanya orang yang ingin menyampaikan pendapat menginginkan komunikasi yang efektif dengan lainnya. Memberikan Motivasi Memberikan motivasi menjadi tujuan yang  sangat penting dalam melakukan public speaking. Mengingat memberikan motivasi dapat mendorong publik untuk berbuat dan berpikir lebih positif. Hal ini sering dilakukan oleh pembicara seperti motivator yang sedang memberikan motivasi di suatu seminar. Menghibur Penonton Selain untuk tujuan yang mendasar, public speaking juga sering digunakan dengan tujuan untuk menghibur audiens. Kita tahu bahwa banyak orang senang dihibur dengan lawak atau komedi serta cara pembicara menyampaikan materinya. Kegiatan menghibur ini dapat kita jumpai dengan mudah di acara televisi seperti talk show, komedi, maupuk lawak. PENUTUP Berbicara di depan umum adalah menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens, meninggalkan kesan abadi dan mencapai hasil yang diinginkan. Penguasaan berbicara di depan umum dapat meningkatkan kepercayaan diri, meningkatkan kredibilitas, dan kemampuan untuk mempengaruhi dan menginspirasi orang lain. Berbicara di depan umum yang efektif juga dapat membantu dalam membangun hubungan antarpribadi yang kuat, memajukan karier seseorang, dan mengembangkan kualitas kepemimpinan. Hal ini memungkinkan individu untuk mengartikulasikan pemikiran mereka, berbagi ide, dan membujuk audiens, yang merupakan hal yang sangat berharga di dunia yang serba cepat dan saling terhubung saat ini.
Penulis : Afiq Arfan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ORGANISASI MAHASISWA: TEMPAT BELAJAR ATAU TEMPAT KABUR BELAJAR?

Tolak Penjualan Buku Oleh Dosen, Aksi Kampanye LK FEBI

MENEROPONG PENDIDIKAN MAINSTREAM UINAM MELALUI PENDIDIKAN KRITIS