Public Speaking
Pendahuluan
Public speaking merupakan salah satu soft skill yang harus dimiliki oleh seseorang.
Dengan kemampuan public speaking yang dimiliki, ia akan dilihat sebagai pribadi yang
berkualitas. Karena public speaking tidak hanya diperlukan oleh mereka yang berprofesi
sebagai pembicara publik seperti guru ataupun dosen. Tapi juga oleh mereka yang memiliki
kebutuhan untuk bersinggungan dan berkomunikasi dengan banyak orang. Jika ia tidak
memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi dengan orang lain, tentu akan
mengganggu hal-hal yang dikerjakan.
Pembahasan
Public speaking juga merupakan sebuah kemampuan yang di dalamnya memadukan
empat unsur pendidikan yaitu science, skills, arts dan soul. Banyak teori yang bisa
dipelajari mengenai public speaking. Namun, disiplin ilmu yang satu ini tidak cukup
hanya dengan memahami teori. Untuk menjadi seorang public speaker yang andal,
seseorang harus terus berlatih. Berpraktik berbicara di depan umum merupakan salah
satu bentuk pembiasaan diri menghadapi penonton.
Menyadari bahwa public speaking adalah salah satu soft skill yang penting, banyak
orang yang berusaha untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan berbicara
mereka. Bentuk usaha yang dilakukan pun beragam seperti menonton video mengenai
public speaking di youtube sampai mengikuti pelatihan khusus baik online maupun
offline. Banyak sekali public figure yang bisa dijadikan sebagai rujukan dalam belajar
public speaking seperti motivator, youtuber, penyiar, bahkan pelawak. Mengapa
pelawak?karena tidak sedikit pelawak yang memiliki kemampuan public speaking yang
memadai. kepercayaan diri di atas panggung dengan tujuan menghibur membuat kita
bisa mempelajari teknik yang digunakan.
Penerapan public speaking disadari dari atau tidak, kita seringkali melakukan public
speaking dalam menjalani kehidupan sehari-hari, bahkan oleh mahasiswa sekalipun.
Mengutarakan pendapat di dalam rapat, bercerita kepada teman-teman di sekitar, dan
presentasi di depan kelas merupakan segelintir contoh dari penerapan public speaking.
Metode public speaking yang dimaksud dibagi menjadi tiga jenis, yaitu :
1. Impromptu speech, artinya seseorang untuk menyampaikan gagasannya tidak
melakukan banyak persiapan. Dengan kata lain seorang public speaking bekerja
secara mendadak.
2. Manuscript speech, artinya seseorang dapat melihat naskah saat menyampaikan
gagasannya.
3. Extemporaneous speech, artinya seseorang tanpa menggunakan naskah dapat
menyampaikan gagasannya dengan lebih informatif dan komunikatif. Dalam hal
ini pembicara bebas berimprovisasi.
4. Memoriter/Memorizing, artinya public speaking dengan menyampaikan hafalan
naskah pidato.
Public speaking bukanlah kemampuan yang bisa kita pelajari tanpa adanya latihan
yang cukup. Untuk bisa mengembangkan kemampuan public speaking kita dengan baik,
diperlukan ‘jam terbang’ yang tinggi dalam berbicara di depan umum.
Penutup
Kepentingan akan kemampuan berbicara di depan publik sudah sangat mutlak.
Kemampuan ini mendasari kesuksesan setiap orang diberbagai bidang. Seorang public
speaker dengan perannya sebagai pemberi pengaruh dan manfaat bagi para pendengar
dituntut untuk tampil meyakinkan. Semua perkataan, penampilan, dan perilakunya dapat
saja menjadi inspirasi bagi para pendengarnya. Untuk itu, unsur motivasi komunikasi
harus melekat dalam diri seorang public speker guna menghindari kekhawatirankekhawatiran yang membuat ia ragu dengan kemampuannya.
Ketenangan seorang public speaker ditentukan oleh kesempurnaan persiapannya.
Kemudian setiap proses pelaksanaanya dilakukan dengan sistematis. Maka, seorang
public speaker akan mendapatkan kesuksesan apabila ia telah berhasil menjalankan
strateginya dan menerapkan teknik-teknik berkomunikasi yang efektif. Strategi dan
teknik tersebut dilaksanakan sebelum berbicara, saat berbicara, setelah berbicara, dan
selama proses pengulangan kegiatan dikesempatan berikutnya.
Penulis : Rezki Amalia Gaffar
Motto : Ubah Pikiranmu dan Kau Dapat Mengubah Duniamu

Komentar
Posting Komentar