Public Speaking
Pendahuluan
Istilah public speaking berawal dari para ahli retorika, yang mengartikan sama yaitu seni (keahlian) berbicara atau berpidato yang sudah berkembang sejak abad sebelum masehi. Mengapa kita berfikir negatif menggunakan kata “retorika”? Seperti yang diungkapkan Jalaluddin Rakhmat dalam bukunya “Retorika Modern” (2000), bahwa kemajuan Negara barat bukan bertumpu pada pengetahuan matematika, fisika atau kimia. Kalau mendalam lagi keingintahuan kita tentang mengapa mereka memiliki kemampuan luar biasa dalam ilmu-ilmu alam, bukan saja mengenai apa yang mereka pikirkan, tetapi bagaimana kemampuan mereka menyajikannya dengan ucapan yang jelas sehingga hasil presentasinya dapat dipahami khalayak.
Pembahasan
Public Speaking adalah komunikasi lisan berupa pidato, ceramah, presentasi, dan jenis berbicara di depan umum (orang banyak) lainnya. Public speaking sering diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia sebagai “pembicaraan publik”. Namun, sejauh ini belum ditemukan terjemahan public speaking yang pas dalam bahasa Indonesia, selain “berbicara di depan umum” dan identik dengan pidato. Public speaking merupakan proses berbicara di depan umum atau khalayak untuk menyampaikan informasi, menghibur, dan mempengaruhi audience. Banyak orang menyebut bahwa berbicara di depan umum merupakan suatuhal yang mudah, namun pada kenyataannya dalam melakukan public speaking diperlukan latihan dan teknik tertentu agar dapat berjalan dengan baik.
Jika Anda bertanya kepada kebanyakan orang, mereka mungkin akan mengatakan bahwa mereka takut atau tidak berani berbicara di depan umum (public speaking). Mereka bahkan mungkin mengaku takut karena takut berbicara di depan umum adalah ketakutan yang sangat umum. Atau mereka mungkin hanya pemalu atau tertutup. Karena alasan itu, banyak orang menghindari berbicara di depan umum jika mereka bisa. Mungkin, Anda salah satu dari orang-orang yang menghindari berbicara di depan umum.
Berani dan piawai public speaking sangat penting. Selama bertahun-tahun, berbicara di depan umum dalam komunikasi telah memainkan peran utama dalam pendidikan, pemerintahan, dan bisnis. Kata-kata memiliki kekuatan untuk menginformasikan, membujuk, mendidik, dan bahkan menghibur. Kata yang diucapkan bisa lebih kuat untuk dibandingkan kata-kata tertulis, di tangan pembicara yang tepat. Baik Anda pemilik usaha kecil, atau pelajar, Anda akan mendapat manfaat dari meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum.
Public speaking itu sebuah seni, yakni seni berbicara (art of speaking). Ia melibatkan tiga elemen komunikasi lisan yang disebut 3V: verbal, vokal dan visual. Public speaking melibatkan kata-kata (verbal), suara (vokal), dan bahasa tubuh yang terlihat (visual) oleh audiens, yakni postur dan gestur.
Pada dasarnya, public speaking adalah presentasi yang diberikan secara langsung di depan audiens dengan topik dan tujuan tertentu. Topik pembicaraan dalam public speaking umumnya sesuai dengan tujuan public speaking. Secara umum, tujuan public speaking adalah:
Menyampaikan Informasi
Memengaruhi
Menyampaikan Pendapat
Memotivasi
Menghibur
Penutup
Public speaking adalah keterampilan yang bisa dipelajari. Keterampilan ini sangat diperlukan oleh setiap orang khususnya di kalangan bisnis. Public speaking adalah kemampuan berbicara di depan banyak orang, menyampaikan pesan yang dapat dimengerti dan dipercaya oleh publik pendengarnya. Keterampilan ini memiliki kekuatan untuk mengubah dunia kita dengan cara tanpa kekerasan. Keterampilan public speaking kita akan semakin baik bila kita semakin sering mengasahnya.
Keterampilan public speaking adalah keterampilan yang memiliki kekuatan untuk mengubah dunia kita dengan cara yang sederhana, tanpa kekerasan. Memiliki keterampilan public speaking juga akan membuat kita lebih unggul dibanding orangorang lain.
Penulis : Ahmad Zul Fatra

Komentar
Posting Komentar