Teknik Lobi dan Negosiasi
Pendahuluan
Dalam kehidupan sehari – hari tanpa kita sadari bahwa kita pernah mengalami kegiatan transaksi jual beli dengan melakukan negosiasi seperti peminjaman uang antara pembeli dengan penjual, tawar menawar produk atau pengurangan harga. Bukan hanya negosiasi, terdapat juga dimana seseorang mempengaruhi sasarannya untuk diajak bekerja sama. Hal itu disebut sebagai lobi. Lobi dan negosiasi ternyata memiliki peranan penting dan sangat diperlukan dalam dunia organisasi. Dalam sebuah organisasi, pasti membutuhkan kerja sama dengan perusahaan bisnis atau instansi. Organisasi harus bekerja sama dengan pihak instansi jika ingin organisasinya berkembang dan memiliki finansial dalam jumlah besar. Dalam menjalankan kegiatan organisasi membutuhkan dana, tempat, dll. Maka pihak organisasi tersebut membuat kesepakatan dengan instansi tertentu untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Maka dari itu penulis memandang bahwa siapapun yang ingin melakukan bisnis tentu akan ada lobi dan negosiasi didalamnya.
Pembahasan
Lobi dapat diartikan sebagai penyatuan, penyatuan yang mengarah kepada tujuan yang saling menguntungkan bagi salah satu atau kedua belah pihak. Menurut Pramono, pada tahun 1997. Lobi adalah suatu pressure group yang mengaplikasikan berbagai cara mengajak orang -orang untuk memperoleh hubungan yang bermanfaat. Konsep ini mengutamakan lobby untuk membentuk koalisi dengan organisasi atau instansi memiliki tujuan untuk saling bekerja sama. Negosiasi adalah kegiatan tawar menawar atau diskusi untuk memperoleh solusi yang tepat yang bisa diterima pihak yang bersangkutan. Menurut artikel berjudul “Meraih Keberhasilan Negosiasi Bisnis Melalui Keterampilan Berkomunikasi” yang ditulis oleh Tazkiya et al. Pada tahun 2021, Hartman menyatakan jika negosiasi adalah proses komunikasi dua pihak yang mempunyai permasalahan yang sama dan berupaya meraih kesepakatan yang memenuhi keinginan kedua pihak sesuai tujuan dan penilaian mereka, sedangkan orang yang melakukan negosiasi disebut negosiator.
Selain itu, yang harus diperhatikan dalam melakukan negosiasi dan lobi yaitu :
Etika, etika yang baik dapat membangun hubungan yang berkelanjutan, dan menghindari reputasi yang buruk karena hal itu akan menyebabkan pihak lain kehilangan kepercayaan kepada kita dan dapat mempengaruhi kesepakatan.
Pengaruhi Psikisnya, dengan mempengaruhi psikologi seseorang kita dapat memahami motivasi dan kebutuhan mereka. Juga membangun koneksi emosional yang lebih dalam agar dapat memperkuat hubungan dan membuat mereka lebih mungkin untuk mendengarkan dan menerima argumen atau tawaran kita.
Relasi, dengan relasi maka akan memperlancar komunikasi kita untuk melakukan lobi dan negosiasi karena Ketika relasi sudah terjalin dengan baik, informasi dapat disampaikan dengan lebih jelas dan efektif, mengurangi risiko terjadinya kesalahpahaman atau konflik dan berpeluang besar kerja sama kita akan disepakati.
Lobi terjadi ketika individu atau kelompok berusaha memengaruhi keputusan atau tindakan pihak lain, seperti pemerintah, organisasi, atau individu lainnya, demi kepentingan mereka sendiri atau kelompok yang mereka wakili. Sedangkan Negosiasi terjadi ketika kita tidak punya kekuasaan untuk menciptakan kehendak dan juga terjadi ketika ada kekuatan dari luar.
Adapun strategi dalam melakukan lobi dan negosiasi antara lain:
Win-Win : Strategi win-win merupakan pendekatan dalam negosiasi di mana kedua belah pihak berusaha untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi keduanya.
Win-Lose : Strategi win-lose adalah pendekatan di mana satu pihak berusaha untuk mencapai kemenangan atau keuntungan yang maksimal, sementara pihak lainnya diharapkan mengalami kerugian atau harus mengorbankan kepentingannya.
Lose-Win : Strategi lose-win adalah ketika satu pihak rela mengalami kerugian atau mengorbankan kepentingannya sendiri untuk memungkinkan pihak lain mencapai kemenangan atau keuntungan yang maksimal.
Lose-Lose : Strategi lose-lose dalam konteks negosiasi atau konflik adalah ketika kedua belah pihak mengalami kerugian atau dampak negatif sebagai akibat dari keputusan atau tindakan yang diambil.
Adapun teknik yang harus diperhatikan dalam melakukan lobi dan negosiasi di antaranya:
Teknik Mengulang Pembicaraan
Teknik mengulang pembicaraan merupakan alat yang sangat berguna dalam meningkatkan komunikasi, Ini membantu mencegah salah paham atau interpretasi yang tidak tepat, yang dapat mengganggu proses komunikasi dan negosiasi. Ini juga dapat membantu mempertahankan fokus dan produktivitas dalam komunikasi dan negosiasi.
Teknik Menyangga
Menggunakan teknik menyangga merupakan strategi yang penting dalam berkomunikasi secara efektif, memperkuat argumen, dan meningkatkan kemungkinan keberhasilan dalam negosiasi atau persuasi.
Penutup
Lobi dapat diartikan sebagai penyatuan, penyatuan yang mengarah kepada tujuan yang saling menguntungkan bagi salah satu atau kedua belah pihak. Sedangkan negosiasi adalah kegiatan tawar menawar atau diskusi untuk memperoleh solusi yang tepat yang bisa diterima pihak yang bersangkutan.
Menjaga etika, memperbanyak relasi, dan mempengaruhi psikologi seseorang adalah hal yang penting untuk diperhatikan dalam melakukan lobi ataupun negosiasi. Selain itu jika ingin lobi dan negosiasi kita sukses maka kita harus menggunakan salah satu strategi di atas mau itu strategi Win-Win, Win-Los, Lose-Win, Ataupun Lose-Lose. Karena jika kita menggunakan strategi tersebut kita bisa merencanakan langkah-langkah untuk mencapai tujuan yang efektif. Dengan strategi yg baik, kita dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta cara terbaik untuk memanfaatkannya dalam proses lobi dan negosiasi.
Penulis : Nur Hairul Ramadhan
Motto : Lakukan Apapun itu Tapi Jangan Menjadi Tuhan

Komentar
Posting Komentar