Postingan

Pegadaian Syariah Cabang Hasanuddin Jalin Kerja Sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar

Gambar
Pegadaian Syariah cabang Hasanudin menggelar seminar pada Jumad (28/06/2024) di Aula FEBI UIN Alauddin Makassar dengan tema *"Seminar Emas Pertamaku: Generasi Pandai, Generasi Sadar Investasi"* Menghadirkan dua pembicara hebat diantaranya Dr. Rahman Ambo Masse. LC., M.Ag selaku Wakil dekan I FEBI dan Hardsal Rahman. S.E., M.E selaku Pimpinan Pegadaian Syariah Cabang Hasanudin. Seminar tersebut di buka oleh Dr. Amiruddin. K. M.E.i selaku Dekan FEBI UIN Alauddin Makassar yang dalam sambutannya menyampaikan Pegadaian Syariah ialah salah satu segmen ekonomi yang harus didukung "Gadai syariah merupakan salah satu Sekmen ekonomi syariah yang tentu harus saling mendukung Anatar lembaga institusi syaraih" papar beliau, yang memang sejalan dengan itu Kerja sama MOU antar FEBI UIN Alauddin Makassar dan Pegadaian Syariah cabang Hasanuddin di lakukan. Ini merupakan salah satu bentuk dukungan yang di paparkan beliau Generasi Z yang menjadi sasaran kali ini sehingga Hardsal Ra...

Meneladani Moralitas Keberagamaan Ibrahim dan Anaknya

Gambar
Peristiwa penyembelihan hewan qurban setiap tahun atau hari raya idul Adha bagi umat muslim menyimpan kenangan historis tersendiri pada sosok Ibrahim. Begitu juga pada agama lain khususnya agama samawi (Yahudi dan Kristen) yang mengafirmasi peristiwa ini. Menandakan bahwa doktrin penyembelihan anak Ibrahim menjadi tradisi pada agama-agama tersebut dan dipertahankan sampai sekarang (walaupun ada perdebatan terkait Ishaq atau Ismail yang ingin disembelih). Mengingat juga sosok Ibrahim atau Abraham menjadi begitu sentral dalam tradisi agama Yahudi dan Kristen. Semua agama tersebut mengklaim bahwa ajarannya hari ini adalah warisan corak keberagamaan Ibrahim yang monotheistik. Tapi kecendrungan doktrinal tersebut jangan sampai membawa pada sikap yang fanatik tanpa memahami secara filosofis apa yang kemudian menjadi pesan moral atau ibroh pada peristiwa dramatis itu. Perenungan filosofis itu secara radikal mewujud pada pertanyaan, “bagaimana mungkin seorang ayah ingin menyembelih anaknya”?...

Pekan Ilmiah dan Olahraga Resmi Ditutup, Begini Harapan Ketua Umum HMJ-EI

Gambar
Pada Kamis (13/6/2024), Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (HMJ-EI) UIN Alauddin Makassar menggelar acara penutupan pekan ilmiah dan olahraga di gedung ICCAT Gowa. Acara ini menandai telah berakhirnya rangkaian kegiatan Pekan Ilmiah dan Olahraga setelah melalui satu pekan kegiatannya. Penutupan ini dipimpin oleh Muhammad Nasri Katman, yang merupakan sekretaris jurusan Ekonomi Islam, yang dalam sambutannya pun menyampaikan harapan-harapannya agar kegiatan tersebut bisa naik level ke tingkat nasional. "semoga kedepannya HMJ-EI dapat menyelenggarakan kegiatan ini dalam skala internasional" ungkapnya pada momen sambutan tersebut. Acara penutupan ini dihadiri oleh mahasiswa aktif jurusan Ekonomi Islam dan dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari mahasiswa, seperti tarian dan pertunjukan akustik. Selain itu, penghargaan diberikan kepada para pemenang lomba, yang meliputi lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI), poster digital, futsal, dan badminton. Muhammad Kholila Kahfi, sela...

Dalam Rangka Upaya Peningkatan Kesadaran Visi Indonesia Emas 2045, HMJ-EI Gelar Seminar Nasional

Gambar
Pada tanggal 4 Juni 2024, di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi) UIN Alauddin Makassar, digelar Seminar Nasional yang mengangkat tema "Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045: Generasi muda harus apa?". Acara ini menjadi wadah diskusi penting untuk membahas langkah-langkah transformasi ekonomi, sosial, dan tata kelola yang diperlukan guna mewujudkan visi Indonesia sebagai negara emas dengan pendapatan per kapita setara dengan negara maju. Himpunan Mahasiswa Jurusan Ekonomi Islam (HMJ-EI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi) UIN Alauddin Makassar menjadi penyelenggara seminar ini, menegaskan urgensi peran generasi muda dalam mencapai Indonesia Emas 2045. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa aktif jurusan Ekonomi Islam dan mahasiswa dari berbagai jurusan lainnya, dengan kehadiran tiga pembicara hebat yakni Quraisy Mathar, S.Sos selaku Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Jumardi Ketua DEMA UIN Alauddin Makassar periode 2023, dan Asrullah yang ...

PERBEDAAN EKONOMI KONVENSIONAL DAN EKONOMI ISLAM

Gambar
 PERBEDAAN EKONOMI KONVENSIONAL DAN EKONOMI ISLAM  Apa itu Ekonomi?  Ekonomi adalah ilmu sosial yang mempelajari cara manusia menggunakan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Ilmu ekonomi mencakup analisis tentang produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa dalam masyarakat. Namun apasih perbedaan antara Ekonomi Konvensional dan islam? atau apakah keduanya adalah hal yang sama saja? Islam merumuskan sistem ekonomi berbeda dari sistem ekonomi lain, karena memiliki akar dari syariah yang menjadi sumber dan panduan setiap muslim dalam menjalankan setiap kehidupannya. Dalam hal ini Islam memiliki tujuan-tujuan syari’ah ( maqosid asy-syariah ) serta petunjuk untuk mencapai maksud tersebut. Ada perbedaan yang mendasar antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi konvensional. Perbedaan tersebut mencakup perbedaan pandangan tentang:  (1) Penetapan permasalahan ekonomi yang dihadapi manusia serta solusi untuk mengatasinya....

Mengupas Realitas Pahit di Balik Pinjaman Online yang Menjanjikan

Gambar
Mengupas Realitas Pahit di Balik Pinjaman Online yang Menjanjikan  Globalilasi, sebuah masa di mana terjadinya perubahan secara mendunia di mana dalam masa itu dituntutnya dunia kompetisi yang menghadirkan banyaknya kompetitior dalam meraih kenyaman dunia untuk hidup. Berjalan seiring dengan globlaisasi ternyata perkembanga teknologi pun tidak kalah pesatnya dari perkembangan global yang terjadi Dimana telah masuk era 4.0 tentang perkembangan dan pengaruh AI dan bahkan sudah masuk era 5.0 yang berbicara tentang bagaimana SDM itu dapat berdiri tegak sebagai kompetitor yang berdaya saing yang kuat.    Teknologi-teknologi yang berkembang guna membantu efisiensi kerja produktif dari manusia ternyata telah merambat ke berbagai sektor produksi dan juga layanan jasa. Berbicara tentang layanan jasa ternyata ada teknologi yang bergelut dalam sektor tersebut disebut dengan fintech ( financial technology ) merupakan jasa pelayanan keuangan dalam bentuk internet, dan dimana kesepakat...

UKT Mahal : Kuliah Tidak Wajib

Gambar
UKT Mahal : Kuliah Tidak Wajib Beberapa hari yang lalu, ramai diperbincangkan berbagai media menyoal isu UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang kian hari melejit. Berbagai kampus menyuarakan terkait isu yang sama. Bukannya mendapat respon yang solutif dari pemerintah, malah kita diperdengarkan pernyataan konyol dan nirsolusi.  "Pendidikan tinggi ini adalah tersiery education. Jadi bukan wajib belajar. Artinya tidak seluruhnya lulusan SLTA, SMK itu wajib masuk perguruan tinggi. Ini sifatnya adalah pilihan. Siapa yang ingin mengembangkan diri masuk perguruan tinggi, ya itu sifatnya adalah pilihan, bukan wajib,” ucap Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Tjitjik Srie Tjahjandarie di Jakarta, Rabu 15 Mei (news.republica.co.id).  Sistem UKT/BKT yang diharapkan menjadi solusi atas permasalahan sistem sebelumnya menjadi gagal akibat bias implementasi dikarenakan orientasi kapital. Penentuan UKT harusnya sesuai dengan kemampuan ekonomi tiap ma...